Guru PAUD perlu jeli melihat permasalahan secara komprehensif, simak film di atas:
Rabu, 25 November 2015
Senin, 17 Februari 2014
BUKU RUJUKAN MATKUL PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Ambarjaya. B (2012). Psikologi Pendidikan dan Pengajaran.
Yogyakarta. Caps
Cooper, C. et.al. 2009. Ensiklopedia Perkembangan
Anak. Jakarta: Esensi, Eerlangga Group
Hurlock, E. 1993. Perkembangan Anak,
Jilid 1. Alih bahasa Tjandrasari, M. & Muslichah. Jakarta: Erlangga.
Hurlock, E. 1993. Perkembangan Anak, Jilid 2. Alih bahasa Tjandrasari, M. Jakarta:
Erlangga.
Hurlock, E. 1980. Psikologi Perkembangan (Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang
Kehidupan), Alih bahasa Istiwidayanti. & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.
Seefeldt, C dan Wasik, A. B. 2008. Pendidikan Anak
Usia Dini. Edisi Bahasa Indonesia.
Jakarta: PT Indeks
BUKU RUJUKAN MATA KULIAH KONSEP DASAR PAUD
Ambarjaya. B (2012). Psikologi Pendidikan dan Pengajaran.
Yogyakarta. Caps
Borden, M. E. (2001). Smart
Start: Panduan lengkap Memilih Pendidikan Prasekolah Balita Anda. Bandung:
Kaifa
Darmadi, H. (2009). Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung:
Alfabeta
Fridani, L dan Lestari, A. (2009). Inspiring
Education. Jakarta: PT Elex Media Computindo
Hasan, M. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini.
Jogjakarta: Divapress
Hamalik, O. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Seefeldt, C dan Wasik, A. B. 2008. Pendidikan Anak
Usia Dini. Edisi Bahasa Indonesia.
Jakarta: PT Indeks
Sujiono, Y. N.
(2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta PT Indeks
Suryanto,
Slamet. 2005. Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta :
Hikayat Publishing
Wahyudin, U dan Agustin,
M. (2010). Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini. Bandung: Falah
Production
BUKU RUJUKAN MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN
Ardianto,
E. Komala, L. dan Karlinah, S. 2012. Komunikasi Massa. Bandung. Simbiosa
Rekatama Media
Darmadi, H. (2009). Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung:
Alfabeta
Elias,
Maurice. J. 2002. Cara-cara Efektif
Mengasuh Anak dengan EQ. Bandung, Kaifa
Fridani, L dan Lestari, A. (2009). Inspiring
Education. Jakarta: PT Elex Media Computindo
Gardner,
Howard. 2013. Multiple Intelligences.
Jakarta: Daras Books
Ginanjar,
A. 2009. Emosional Spiritual Quotient.
Jakarta: Arga Wijaya Persada
Gottman,
J & DeClaire, J. 2008. Mengembangkan
Kecerdasan Emosional Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Hidayatulloh,
A. 2013. Membongkar 7 Rahasia Manajemen
Waktu Nabi Muhammad. Yogyakarta, Hayyun
Prawitasari,
J. 2012. Psikologi Terapan. Jakarta:
Erlangga
Sa’ud, U.
S. 2009. Pengembangan Profesi Guru. Bandung: Alfabeta
Yudha,
A. 2009. Kenapa Guru Harus Kreatif?.
Bandung. Mizan
Winardi.
2008. Manajemen Perubahan. Jakarta: Kencana
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan Konsep Dasar PAUD
|
No.
|
Pokok Bahasan
|
Sub Pokok Bahasan
|
|
1.
|
Hakikat pendidikan
anak usia dini
|
a.
Hakikat Anak Usia Dini
b.
Hakikat pendidik anak usia dini
c.
Kompetensi Pendidik PAUD
|
|
2.
|
Landasan
pendidikan anak usia dini
|
a.
Landasan Penyelenggaraan PAUD
b.
Basis dan Pendekatan dalam Pendidikan Anak Usia
Dini
c.
Lembaga PAUD
|
|
3.
|
Tujuan dan Fungsi
Pendidikan Anak Usia Dini
|
a.
Tujuan PAUD
b.
Fungsi PAUD
c.
Komitmen kebijakan PAUD
|
|
4.
|
Perkembangan Anak
Usia Dini
|
a.
Hakikat Perkembangan anak usia dini
b.
Teori Perkembangan dan Pertumbuhan
c.
Aspek Perkembangan Anak Usia Dini
|
|
5.
|
Teori-teori
terkait pendidikan anak usia dini I
|
a.
Teori Heinrich Pestalozzi
b.
Teori Mari Montessori
c.
Teori Wilhelm Froebel
|
|
6.
|
Teori-teori
terkait pendidikan anak usia dini II
|
a.
Teori Lev Vygotsky
b.
Teori Jean Piaget
c.
Pandangan Ki Hajar Dewantara terkait PAUD
|
|
7.
|
Hakikat
belajar anak usia dini
|
a.
Prinsip Pembelajaran Anak Usia Dini
b.
Asas Pembelajaran Anak Usia Dini
c.
Periode sensitive untuk belajar
|
|
8.
|
Kesiapan
Belajar pada anak usia dini
|
a.
Teori maturational tentang kesiapan belajar
b.
Teori behaviorisme tentang kesiapan belajar
c.
Teori Konstruktifis tentang kesiapan belajar
|
|
9.
|
Pembelajaran
anak usia dini I
|
a.
Pembelajaran pada anak usia dini
b.
Tahapan belajar pada anak usia dini
c.
Makna belajar melalui bermain bagi anak
|
|
10.
|
Pembelajaran
Anak Usia dini II
|
a.
Hakikat Bermain
b.
Tujuan Bermain pada anak
c.
Karakteristik bermain pada anak
d.
Tahapan dan perkembangan bermain
|
|
11.
|
Kurikulum PAUD
|
a.
Isitilah kurikulum anak usia dini
b.
Batasan kurikulum anak usia dini
c.
Tujuan pengembangan kurikulum
d.
Pendekatan dalam pengembangan kurikulum anak usia
dini
|
|
12.
|
Layanan PAUD
Berkebutuhan khusus
|
a.
Hakikat anak berkebutuhan khusus
b.
Pendidikan inklusi di Indonesia
c.
Peran guru dalam Kemitraan dengan Orang Tua
|
|
13.
|
Evaluasi dalam
pendidikan anak usia dini
|
a.
Hakikat evaluasi dalam PAUD
b.
Tujuan evaluasi PAUD
c.
Prinsip evaluasi PAUD
d.
Teknik evaluasi PAUD
|
KONSEP DASAR PAUD
| Add caption |
1. Identitas Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah : Konsep Dasar Anak Usia Dini
SKS :
2 (dua)
Prasyarat : Psikologi Perkembangan
Status Matakuliah : Wajib
Fakultas/ Prodi : Tarbiyah/ PGRA
Semester : II (dua)
2.
Deskripsi
Singkat
Mata kuliah Konsep
Dasar Pendidikan Anak Usia Dini memberi bekal pengetahuan dan pengalaman bagi
calon/ guru PAUD terkait dengan hakikat penyelenggaraan, landasan, tujuan dan
fungsi PAUD, serta teori-teori yang melatarbelakangi penyelenggaraan dan
pembelajaran PAUD sehingga mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang pentingnya
penyelenggaraan PAUD bermutu.
Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan Perkembangan Anak Usia Dini
|
No.
|
Pokok Bahasan
|
Sub Pokok Bahasan
|
|
1.
|
Hakikat
Perkembangan Anak:
|
1.
Pengertian Perkembangan
2.
Pengertian Anak
3.
Perkembangan Anak vs Psikologi Anak
4.
Perkembangan Anak vs Penelitian Ilmiah
5.
Terobosan-terobosan yg telah ditemukan terkait
perkembangan Anak
|
|
2.
|
Prinsip-prinsip
Perkembangan
|
1.
Perkembangan melibatkan perubahan
2.
Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan
belajar
3.
Setiap individu berbeda perkembangannya
|
|
3.
|
Dasar-dasar
Pola Perkembangan
|
1.
Konsep awal mula kehidupan
2.
Esensi pembuahan
3.
Kondisi yg mempengaruhi pralahir
4.
Bahaya selama periode pralahir
|
|
4.
|
Pengaruh
Kelahiran Terhadap perkembangan
|
1.
Penyesuaian terhadap kehidupan pasca lahir
2.
Pengaruh kelahirah terhadap perkembangan pasca
lahir
3.
Tingkat perkembangan saat kelahiran
4.
Bahaya yang terkait dengan kelahiran
|
|
5.
|
Perkembangan
fisik
|
1.
Daur pertumbuhan tubuh
2.
Besar kecilnya ukuran tubuh
3.
Perkembangan susunan saraf
4.
Bahaya perkembangan fisik
|
|
6.
|
Perkembangan
Motorik
|
1.
Pengertian perkembangan
motorik
2.
Prinsip
perkembangan motorik
3.
Urutan perkembangan motoric
4.
Ketrampilan motorik pada anak
5.
Fungsi keterampilan motorik
6.
Kendala dalam perkembangan motorik
|
|
7.
|
Perkembangan Kognitif
|
1. Definisi perkembangan kognitif
2. Prinsip perkembangan kognitif
3. Teori dasar perkembangan kognitif (Piaget dan Lev
Vigotsky)
4. Faktor pendukung dan penghambat perkembangan kognitif
5.
Upaya
pengembangan kognitif pada anak
|
|
8.
|
Perkembangan Bicara
|
1.
Arti bicara
2.
Bentuk komunikasi
prabicara
3.
Cara anak belajar
bicara
4.
Tugas utama dalam
belajar bicara
5.
Banyaknya dan isi
bicara
6.
Pengaruh
perkembangan bicara terhadap perkembangan bahasa anak
|
|
9.
|
Perkembangan
Emosi
|
1.
Pola Perkembangan Emosi
2.
Kondisi yang mempengaruhi perkembangan emosi
3.
Keseimbangan Emosi
4.
Pengendalian Emosi
5.
Bahaya dalam Perkembangan Emosi
|
|
10.
|
Perkembangan
Moral
|
1.
Arti Perilaku Moral
2.
Pola Perkembangan moral
3.
Bahaya dalam Perkembangan moral
|
|
11.
|
Perkembangan
Kepribadian
|
1.
Arti kepribadian
2.
Pola Kepribadian
3.
Individualitas
4.
Bahaya dalam Perkenbangan kepribadian
|
|
12.
|
Perkembangan
Bermain
|
1.
Definisi bermain
2.
Karakterisitik bermain anak
3.
Kegiatan bermain yg umum di masa kanak-kanak
4.
Bermain aktif
5.
Hiburan dan Bahaya
6.
menonton televisi pada anak
|
|
13.
|
Perkembangan Kreativitas
|
1.
Makna Kreativitas
2.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan
kreativitas
3.
Peran lingkungan dalam perkembangan kreativitas
4.
Karakteristik anak kreatif
5.
Bahaya dalam perkembangan kreativitas bagi pengembangan kemampuan dasar anak
|
|
14.
|
Hubungan
Keluarga
|
1.
Pengaruh keluarga terhadap anak
2.
Pengaruh metode pendidikan anak pada hubungan
keluarga
3.
Pengaruh rumah tangga yang pecah pada hubungan
keluarga
4.
Pengaruh rumah tangga yang utuh kembali pada
hubungan keluarga
|
Langganan:
Postingan (Atom)


